7 Kesalahpahaman yang Paling Sering Ditemukan Mengenai Tool Automation

7 Kesalahpahaman yang Paling Sering Ditemukan Mengenai Tool Automation

Banyak orang yang menggunakan tool automation Instagram agar bisa mengembangkan akunnya secara yang efisien dan efektif. Jika digunakan secara benar, Anda bisa meningkatkan kunjungan ke profil, jumlah pengikut, dan kunjungan ke situs web. Bot yang ada di tools ini mewakili Anda berinteraksi dengan akun-akun lainnya untuk mencapai tujuannya.

Sebelum menggunakan tools otomatisasi ini, penting untuk mengetahui kesalahpahaman yang sering ditemui saat menggunakannya . Ini berguna agar akun Anda tidak diblokir oleh Instagram. Yuk, ketahui apa saja yang harus dihindari!

1. Semua tools otomatisasi bekerja dengan setara

Nyatanya, tidak semua semua tool automation bekerja sama rata. Anda harus memilih tools yang tepat untuk melihat perkembangan yang signifikan dan membuat akun tetap aman. Karakteristik tools otomatisasi yang tepat adalah sebagai berikut:

  • Pilih tools yang menempel dengan peraturan-peraturan Instagram. Ini akan membuat Anda terhindar dari perhatian negatif yang membuat Anda bermasalah.
  • Pilih tools yang memiliki reputasi yang baik. Pastinya Anda tidak mau memilih tools yang terkenal membuat akun Instagram kliennya diblokir.
  • Gunakan tools yang mudah dipakai. Tidak perlu menggunakan tools yang rumit, karena menghemat waktu adalah tujuan Anda.

2. Mengotomatisasi segalanya adalah hal terbaik

kesalahpahaman tool automation
testsigma.com

Meski tools otomatisasi ini bisa mengerjakan banyak tugas, sebaiknya tetap menjaga interaksi Anda tetap organik. Kegiatan yang terbaik untuk diotomatisasi adalah posting, menyukai foto, atau mengikuti/berhenti mengikuti.

Mengirim pesan atau memberi komentar itu mudah dilihat oleh orang lain. Ini memiliki risiko bisa merusak reputasi bisnis Anda, terutama jika mengirim pesan atau komentar yang tidak sesuai. Contohnya, komentar “emoticon” saja atau kata-kata “awesome” dan “great pic” terkesan tidak selaras dengan gambar, generik, dan tidak otentik.

3. Membuat target seluas-luasnya

Ketika memasang pengaturan tools di akun Anda, sebaiknya sasar pengguna yang sesuai dengan niche atau industri Anda. Pengguna seperti mereka lebih mungkin melakukan engagement yang organik. Anda juga pasti ingin pengikut yang peduli dengan konten-konten Anda.

Menyasar target yang terlalu luas mengakibatkan Anda akan memiliki jumlah pengikut yang besar tetapi dengan tingkat engagement  yang rendah. Oleh karena itu, saring target sasaran berdasarkan jenis kelamin, lokasi, tagar, dan lainnya.

4. Memakai tools otomatisasi sama dengan membeli pengikut

kesalahpahaman tool automation
systweak.com

Membeli pengikut memang menggoda, tetapi hindari hal tersebut. Alasan utamanya adalah Instagram melawan bot dan sering melakukan pembersihan pada akun-akun palsu. Jika sebagian besar pengikut Anda adalah bot, maka jumlah pengikut akan turun dalam semalam karena pembersihan yang dilakukan Instagram.

Tertangkap basah menggunakan pengikut palsu juga akan merusak reputasi usaha Anda. Tentunya akun Anda memiliki kesempatan diblokir.

Tools otomatisasi mengembangkan akun Anda secara bertahap. Anda juga akan mendapatkan pengikut asli yang aktif di platform ini. Jika Anda memilih target yang tepat dan membuat konten yang bernilai, mereka akan terus mengikuti Anda dan melakukan interaksi secara organik.

5. Mengikuti orang sebanyak-banyaknya

Saat Anda mengikuti akun orang, mereka bisa saja penasaran dengan akun Anda, mengunjungi profil, kemudian mengikuti balik. Perlu diketahui bahwa Instagram membatasi pengguna untuk mengikuti hingga 7.500 akun.

Gunakan rasio 2:1 saat memutuskan mengikuti akun lain. Misalnya, jika Anda memiliki 5.000 pengikut, maka seharusnya Anda tidak mengikuti akun lain lebih dari 2.500 akun.

Jika jumlah akun yang Anda ikuti sama dengan jumlah pengikut, maka akun Anda terlihat seperti akun “follow for follow”. Akibatnya, orang-orang mengikuti akun Anda bukan karena konten, tetapi karena ingin diikuti balik. Selain itu, akun juga terlihat tidak organik.

6. Menggunakan banyak tools otomatisasi

kesalahpahaman tool automation
profilmagnet.com

Tidak sedikit pengguna menjalankan lebih dari satu tools otomatisasi dalam satu waktu. Ini berisiko karena Anda akan melewati batas interaksi Instagram jika Anda menjalankan lebih dari satu bot. Nantinya akun Anda bisa diblokir.

Sebaiknya gunakan satu tools dalam satu waktu dan gunakan secara minimal. Anda bisa mengetes tools yang berbeda sebelum memutuskan menggunakan yang mana. Sebelum menambah tools baru, pastikan untuk memutuskan koneksi tools yang sudah dicoba sebelumnya.

7. Hanya fokus pada tools

Membuat konten yang berkualitas seharusnya menjadi fokus utama Anda jika ingin melihat perkembangan akun Instagram. Maka dari itu, gunakan waktu luang Anda untuk membuat konten yang mengedukasi, menginspirasi, dan menghibur agar pengikutnya organik.

Selain itu, pastikan Anda juga melakukan post secara konsisten. Memiliki ribuan pengikut tetapi hanya kontennya hanya sedikit akan membuat akun Anda terlihat menipu. Orang-orang bisa tidak mau mengikuti Anda dan ini bisa merusak kredibilitas bisnis Anda.

Percayakan akun Anda pada tool automation yang terpercaya seperti Gramshoot. Ini merupakan tools otomatisasi berbasis Android yang bekerja selama 24 jam penuh. Anda juga tidak perlu khawatir akun akan diblokir karena tidak melewati batas yang ditentukan Instagram.

Anda juga bisa menggunakan tools G-Shoot untuk mencari konten viral dengan mudah, bisa melakukan jadwal pengunggahan ke banyak akun, dan repost konten-konten yang menarik. Tools ini sangat cocok untuk Anda yang menjalankan bisnis jualan online.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *