7 Cara Riset Konten Viral di Instagram

7 Cara Riset Konten Viral di Instagram

Melakukan riset konten dapat memberi Anda peta di dunia media sosial. Ini dilakukan sebelum Anda memutuskan topik apa yang akan ditulis atau video apa yang akan dibuat. Lalu bagaimana cara melakukan riset yang dapat menolong Anda menemukan konten yang tepat untuk menarik konsumen Anda? Apakah dimulai dari tujuan bisnis dan pemasaran Anda?

Jawabannya tidak! Malahan, lupakan sejenak tentang kedua hal tersebut. Sebaiknya cari tahu tujuan konsumen dan kompetitor Anda. Memahami konsumen dan mengerjakan analisis yang kompetitif adalah kunci untuk memenangkan hati dan pikiran konsumen. Jika mereka suka dengan kontennya, maka mereka akan secara sukarela membagikan konten tersebut dan akhirnya menjadi viral.

Lalu bagaimana cara melakukan riset konten yang baik dan benar? Ketahui cara-caranya di bawah ini:

1. Lakukan riset terhadap konsumen Anda

Agar konten menjadi viral, tentunya konten tersebut harus tepat sasaran. Maka dari itu, ketahui target pasar Anda yang mencangkup hal-hal di bawah ini:

  • Usia, jenis kelamin, dan demografik
  • Apa yang mereka pedulikan? Masalah apa yang ingin mereka pecahkan?
  • Siapa yang menginspirasi mereka?
  • Hal-hal apa saja yang membuat mereka tertarik?
  • Di mana mereka belanja dan merek apa yang dibeli?
  • Apa yang mereka baca? Apa yang mereka tonton di televisi?
  • Di mana tempat mereka banyak menghabiskan waktu di media sosial?

2. Gunakan pencarian Google

cara riset konten
komando.com

Google adalah tempat pertama Anda saat mencari konten baru, kan? Anda bisa memerhatikan beberapa poin ini agar pencarian Anda lebih optimal.

  • Saring 10 pencarian pertama yang muncul paling atas mengenai topik konten Anda. Ini akan memberi ide apa yang harus Anda lakukan untuk mengalahkan mereka.
  • Cek anjuran “autocomplete”. Ini adalah cara terbaik untuk mengetahui long tail keyword dan topik-topik yang berhubungan dengan tema yang Anda tuju.

3. Lakukan analisis tagar di Instagram

Instagram memiliki para pengguna yang aktif dan interaktif. Mereka juga gemar berbagi konten-konten dari mereka yang mereka sukai. Gunakan bantuan tools untuk mengetahui tagar yang populer di Instagram, berapa banyak jumlah post dengan tagar yang Anda cari di dalam waktu tertentu, berapa orang pengguna yang menggunakannya, dan berapa hasil jangkauan serta impresinya.

4. Lakukan survei di Instagram

cara riset konten
later.com

Anda bisa melakukan survei kecil-kecilan dengan menggunakan fitur stiker di bagian story Instagram, seperti stiker poll atau question. Anda bisa bertanya apa saja pada konsumen. Jawaban-jawaban tersebut bisa menjadi data untuk meningkatkan konten Instagram Anda.

5. Perhatikan kompetitor Anda

Perhatikan apa saja isi kontennya, apa saja media sosial yang digunakan, atau bagaimana mereka berinteraksi dengan konsumennya. Anda juga bisa berlangganan di email newsletter untuk mengetahui apa saja yang kompetitor lakukan.

6. Maksimalkan infografik

cara riset konten
venngage.com

Salah satu konten yang paling banyak dibagikan di Instagram adalah infografik. Alasannya adalah semua informasi masuk dalam satu gambar, memiliki desain yang menarik, dan mudah dibagikan. Infografik berguna untuk konsumen yang malas membaca keterangan foto yang panjang.

Tahukan Anda bahwa terdapat mesin pencarian yang didedikasikan untuk mencari infografik? Anda bisa menggunakan mesin tersebut untuk mencari topik-topik yang diinginkan. Masukkan kata kunci dan temukan ribuan gambar infografik.

7. Cari informasi tentang cara-cara membuat konten viral

Terdapat banyak cara untuk membuat konten viral di Instagram, yaitu sebagai berikut:

  • Konten viral adalah konten yang unik. Biasanya konten viral di Instagram memiliki foto yang mengagumkan, kontroversial, membangun emosi pembaca, mengikuti tren, dan informatif.
  • Bangun interaksi dengan konsumen, seperti menjawab pertanyaan mereka di kolom komentar, melakukan live, atau tanya jawab di story Anda lebih baik memiliki pengikut sedikit tetapi interaksi yang tinggi dengan konsumen daripada pengikut banyak tetapi mereka tidak begitu peduli dengan konten Anda.
  • Bekerja sama dengan influencer yang berada di industri Anda. Influencer tidak harus selebriti atau bintang media sosial. Influencer bisa seorang individu yang dikagumi di demografi tertentu. Misalnya, jika Anda memiliki usaha peralatan panjat tebing, maka Anda bisa menggandeng atlet panjat tebing.

Anda membutuhkan bantuan tools agar riset konten bisa terlaksana dengan benar seperti G-Shoot. Gunakan tools  yang terpercaya untuk memaksimalkan Instagram Anda seperti tools optimasi Instagram dari Gramshoot agar penjualan meningkatan dan pengikut melejit.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *